Bukit Lailara si Pelipur Lara

Dengan perut yang kelaparan, dan ngemilin snack snack yang kami dapet di warung entah berantah, kami bergerak menuju Waingapu. Beberapa saat yang lalu sudah ada sinyal, dan sudah ada kabar dari guide kami, Helmi. Bahwasanya… Helmi.. ngabarin.. kalo… geng sebelah… ketinggalan pesawat… dan… memutuskan… untuk membawa geng sebelah… menuju… tempat lain… bukan sesuai kesepakatan, Pantai … Continue reading Bukit Lailara si Pelipur Lara

The Mesmerizing Warinding

The mesmerizing Warinding yang bikin merinding! Ini dia nih salah satu spotlight di Pulau Sumba terutama  di Sumba Timur: Bukit Warinding. Setelah berbelanja beberapa kain tenun di Rambu Chiko (beneran beli loh, yah titipan sih sebenernya. Lumayan bisa dipinjem buat dijadiin properti foto), kami melanjutkan perjalanan hari kelima kami ke Bukit Warinding. Dan juga merupakan … Continue reading The Mesmerizing Warinding

Menilik Pembuatan Kain Tenun Khas Sumba di Rambu Chiko

Apalagi sih yang terkenal di Pulau Sumba selain alamnya yang aduhai? Ah iya, kain tenunnya! Beberapa saat sebelum kami sampai di Pulau Sumba, di Instagram Dian Sastro seliweran nih, si Mbak Cinta ini ngepromosiin Kain Tenun Khas Sumba. Saat mampir di Kampung Adat Praijing, kami sudah mulai disuguhkan bagaimana Mama Mama menenun kain Sumba. Nah, … Continue reading Menilik Pembuatan Kain Tenun Khas Sumba di Rambu Chiko

Sabtu dan Minggu di Kotanyo Wong Kito Galo

Cerita saya di Palembang ini sebenernya adalah satu rangkaian dengan tulisan saya tentang pembatalan tiket kereta api dan pembelian tiket pesawat di menit-menit akhir. Cerita dikit biar nyambung ya. Jadi, karena akhir Februari kemaren daerah Jawa Tengah masih sering-seringnya hujan deres, akhirnya beberapa rel kereta api sampe terendam banjir. Akhirnya stasiun Cirebon pun lumpuh. Kereta … Continue reading Sabtu dan Minggu di Kotanyo Wong Kito Galo

Berkunjung ke Kampung Adat Praijing yang Modern

Dari beberapa Kampung Adat yang saya kunjungi selama trip di Pulau Sumba akhir Januari 2018 kemaren, Kampung Adat Praijing inilah yang paling modern. Yang sudah paling bisa menerima dan berbaur dengan turis. Sepertinya, saya ulangi, sepertinya, memang sudah difasilitasi dan disiapkan oleh pemerintah biar jadi semacam desa wisata yang tetap mempertahankan kebudayaan leluhur mereka. Kami … Continue reading Berkunjung ke Kampung Adat Praijing yang Modern

Terbuai dan Lupa Waktu di Pantai Watubela

Meninggalkan Watukaka, sekitar pukul setengah dua belas kami merapatkan kendaraan lagi di sebuah kampung adat yang kecil. Warga di kampung ini jauh lebih ramah dari pada saat kami di daerah Kodi. Kali ini kami akan mengunjungi Pantai Watubela. Tadi sempet search lokasi Pantai Watubela dari google maps, dan nggak ketemu! Hahahaha, jangan tanya juga berapa … Continue reading Terbuai dan Lupa Waktu di Pantai Watubela

Lebih Dekat dengan Sumba di Watukaka

Hari keempat di Pulau Sumba, dan hari ini kami akan meninggalkan Tambolaka. Meninggalkan Sumba Barat Daya dan akan menuju Sumba Timur, tepatnya menuju kota terbesar di Sumba, Waingapu. Setelah kami beres packing dan sarapan, kami mengangkut barang bawaan ke mobil kami masing-masing. Karena cuma diisi bertiga, mobil si Yoga-Frengky-Anes dititipin koper-koper dari geng sebelah. Kalo … Continue reading Lebih Dekat dengan Sumba di Watukaka

Terpesona dengan Cantiknya Pantai Mbawana

Pas kami lagi ada di Tanjung Radar, ada dua pantai yang bisa kami liat, Pantai Watu Maladong dan Pantai Mbawana. Pantai Mbawana ini kayak nama daerah di Jawa. Karena orang Jawa kalo bilang suatu daerah/kota yang berawalan huruf ‘B’, maka akan ditambahin ‘M’ di depannya. Bandung jadi mBandung, Batam jadi mBatam. Jadi ketika denger Pantai … Continue reading Terpesona dengan Cantiknya Pantai Mbawana