Tiga Tips Menukar Norwegian Krone

Saat akan berangkat ke Norway, tentu saya harus mempersiapkan uang untuk selama perjalanan di sana. Tapi kalo kamu sering perhatiin di tempat-tempat money changer di Indonesia, sangat jarang (atau bahkan nggak ada) money changer yang menyediakan mata uang Norway ini, The Krone. 
Dan sekarang saya mau berbagi tips untuk menukar Norwegian Krone (NOK) untuk persiapan perjalanan kamu ke Norway. First rule is: jangan tukarkan uangmu serupiahpun. WHY? Simple, Norway is so freaking cashless. Se-cashless apa? Yah bisa dibilang selama saya mengeluarkan uang di Norway saya selalu nemu EDC – Electric Data Capture, alias mesin pembayaran gesek. Mau itu di loket-loket pembelian tiket yang dijaga Homo sapiens, loket-loket pembelian tiket di mesin otomatis, supermarket di Oslo, sampai mini market di daerah terpencil di Jovollen, dan juga bus-bus antar kotanya, semua punya EDC. Tapi, bukan berarti kamu beneran nggak bawa NOK ya. Yuk simak tiga tips dari saya. 
1. Persiapkan Credit/Debit Cardmu.
I’m an addicted Credit Card user. Addicted di sini bukan kecanduan ya, tapi lebih ke punya rasa butuh sama Credit Card. Salah satunya adalah saat saya traveling. Semua tagihan saya bakal tercatat dengan rinci: tagihan apa, berapa harganya, berapa kurs saat CC saya didebet, dan berapa Rupiah tagihannya. Jadi semisal travel mates saya ada yang minjem CC buat bayar apapun, nggak bakal lupa dan gampang nagihnya. 
Baca juga cerita tentang Lofoten Islands, kepulauan kepingan surga di Norway.
Jadi saya selalu pake CC selama belanja, beli tiket bus, atau beli tiket kereta api selama di luar negeri. Nah, untuk Debit Card saya pake untuk tarik tunai ATM. Biarpun Norway itu sangat cashless, tapi saya nggak mungkin nekat menjelajah di sana 17 hari Cuma modal Credit/Debit Card. Saya tetep harus jaga-jaga bawa uang cash. Mana tau, saat belanja di mini market di area terpencil, tau-tau mesin EDCnya lagi error. Hla? Terus kekmana awak bayar belanjaan? Jadi, gunakan Debit Cardmu untuk tarik tunai di ATM. Kursnya? Real time! Biaya adminnya? 25 ribu Rupiah dalam satu kali tarikan saja. Murah kan?
2. Persiapkan Credit/Debit Cardmu lagi! 
“Apaan dan Mas Bardiq, dua kali disuruh nyiapin Credit Card?” Yak, memang betul saya menyarankan sampai dua kali, karena kalau bisa bawa lebih dari satu Credit/Debit Card. Sebenernya nggak ada masalah sih dengan Credit/Debit Card saya. Walaupun pernah satu kali pas mau naik bus, harus dua (atau tiga?) kali transaksi dulu baru berhasil. 
Sebenernya, Credit atau Debit Card cadangan ini gara-gara pengalaman waktu di India September 2017 lalu sih. Nggak semua Debit Card saya bisa dipake, dan kalo cuma bawa satu kartu dan nggak berfungsi, what am I gonna do? Jadi, bawa lebih dari satu CC/kartu debit yes. 
3. Bring your US Dollar. 
Oke oke, saya memang bilang untuk “jangan tukarkan uangmu serupiahpun”. Tapi bukan berarti kamu sama sekali nggak bawa pegangan kan? Paling nggak untuk berjaga-jaga lah. Saya sarankan bawalah USD atau EUR. Kalau saya memang punya persediaan USD yang saya bawa setiap saya travelling. Nggak usah banyak-banyak, 200-300 USD biasanya. 
Uang ini untuk jaga-jaga mana tau nih, mesin ATM terdekat saat pertama kali sampai di Norway sedang ada trouble. Nah, kita tetap harus punya uang pegangan. Kalau tidak dalam kondisi urgent, ya nggak usah ditukarkan. Saya sempet nukerin cadangan USD saya, dan tekor! Rugi banyak Pak. Jadi sekali lagi jangan tuker ke NOK kalo nggak terpaksa, bawa aja pulang lagi, untuk dibawa dan jaga-jaga di trip selanjutnya. Nggak rugi juga kan, punya tabungan uang cash 200-300 USD? 
Itu aja sih, tiga tips yang nggak ngebantu ngebantu banget buat kamu yang mau ke Norway. Ehehehehehe.
Baca juga cerita saya tentang menyusun itinerary 20 hari ke Norway.
Advertisements

2 thoughts on “Tiga Tips Menukar Norwegian Krone

  1. Waktu mau nitip bagasi di salah satu stasiun di Amsterdam eh titiba CC yg sering sy pake gabisa digunakan disitu untungnya masih sda CC yg satu yg jarang bgt kepake sy coba ternyata bisa, emang kadang ada aja yg terjadi.

    Eh jadinya sempet gak gunakan tunai?

    Like

    1. Nahiya kan. Emang perlu bawa debit/CC cadangan. Takutnya kejadian yang begini. Pas mau naik bus terus CC kereject, kata drivernya emang CC yang dari luar EU emang sering kereject, harus beberapa kali.
      Iya, karena kemaren banyak ke daerah remote, takut nggak ada EDC, jadi narik ATM. Eh nggak taunya selalu ketemu EDC. Hehehehe.

      Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s