Cara Mengurus Visa New Zealand

Permohonan Visa New Zealand hanya bisa diajukan melalui VFS Global, baik secara online atau manual. Jadi imigrasi New Zealand mendelegasikan pengurusan visa kepada VFS Global ini. Biayanya sendiri adalah Rp. 2,040,000.00 (Iya, memang mahal). Itu biaya pengurusan sendiri ya, tanpa calo ataupun bantuan tour agent. Karena yang berlokasi di Jakarta Fathoni dan Prayoga. Pengurusan visa semuanya saya serahkan sama Fathoni.
Kantor VFS Global untuk pengurusan visa New Zealand bisa diurus di Jakarta dan Bali, ada di:
New Zealand Visa Application Centre
Kuningan City Mall 2nd Floor No. L2-19
Jl Prof. Dr. Satrio Kav. 18
Setiabudi, Kuningan, Jakarta 12940 Indonesia
New Zealand Visa Application Centre
Benoa Square Lantai 3 No. 7-9.3/A
Jalan Bypass I Gusti Ngurah Rai No. 21A
Kedonganan, Kuta
Bali 80361
Semua informasi mengenai pengajuan segala jenis visa (turis, bekerja, tinggal menetap) sudah ada informasinya lengkap di website VFS Global. Tapi jika memang ada yang mau ditanyakan, bisa telpon ke call centernya di +62 21 304 18701. Atau kirim aja email ke info.nzid@vfshelpline.com. Saya beberapa kali menghubungi via call center dan email. Mereka responsif dengan jawaban yang memuaskan.
Kantor mereka buka selama hari kerja (Senin-Jumat) dari jam 08:00 sampai 16:00, untuk memasukkan permohonan bebas jam berapa tapi untuk pengambilan visa, untuk pengajuan individu dari jam 14:00 sampai 16:00.
Perbedaan visa online dan manual. Kalau manual itu kita download dan print form dari website, kita isi manual, kita lampiri berkas-berkas kita, kalau sudah lengkap kita serahkan form beserta lampiran dan passport ke VFS Global. Nanti kita akan dapat receipt yang ada Reference Number. Reference Number ini yang bisa kita pakai untuk melacak status permohonan visa kita secara online. Setelah selesai (ada email notifikasi juga kalau visa sudah selesai dan bisa diambil), kita datang lagi ke kantor VFS Global. Dan visa sudah ditempel di passport.
Sedangkan kalau visa online, kita mengisi semua form secara online (sign up dulu), upload foto, upload berkas, dan kirim. Datang atau tidak kita ke kantor VFS Global, tergantung dari kebijakan mereka. Ada beberapa applicants yang tetap diminta datang untuk menyerahkan passport dan berkas berkas, ada juga yang tidak. Bagi yang tidak diminta untuk menyerahkan passport atau berkas berkas, visa dikirim melalui email. E-visa, jadi tidak ditempel di passport.
Sebetulnya pertimbangan kami buat apply visa secara manual adalah, biar lebih mudah berkomunikasi langsung sama yang ngurus, jadi lebih jelas, kalau ada yang kurang bisa ditanyain langsung. (bohong sih, sebenernya biar visa ditempel aja di passport. Hehehehehe.)
Tidak ribet untuk pengurusan visa New Zealand. Syarat-syaratnya pun standar (saya bandingkan dengan pengurusan visa Jepang), bahkan tidak perlu melampirkan bukti reservasi untuk akomodasi, yang penting uang kita di rekening koran dianggap cukup. Jadi apa saja syarat-syarat yang diperlukan untuk pengurusan visa New Zealand secara manual, here you go:
  1. Formulir yang sudah diisi lengkap. Formulir bisa didownload dari website VFS Global, atau bisa didownload di sini (udah nggak berlaku, form baru cek di sini).  Selalu cek form terbaru di website VFS Global;
    Update 23 Oktober 2017: Pengajuan menggunakan form INZ 1017, Complete Form and Guide bisa didownload di sini.
  2. Dua lembar pas foto 3.5×4.5 cm terbaru (kurang dari 6 bulan), berwarna, ukuran passport, latar belakang bebas;
P.S.: Memang disini tertera latar belakang bebas, tapi berdasarkan hasil browsing di website imigrasi New Zealand, latar belakang adalah plain light-coloured (but not white). Jadi kami memutuskan untuk tidak pakai background putih. Semua informasi mengenai foto yang dianggap acceptable oleh imigrasi New Zealand ada di sini.
  1. Passport yang masih berlaku.
  2. Membayar biaya pengajuan visa. Kemaren saya total Rp. 2,040,000.00. Rinciannya bisa dilihat di sini.
  3. Bukti dana untuk biaya hidup dan akomodasi di New Zealand (dalam bentuk rekening koran, buku tabungan, atau sertifikat deposito) minimal 1,000 NZD per bulan, atau 400 NZD per bulan jika akomodasi telah tersedia, atau
  4. Formulir sponsor dari warga negara New Zealand jika kunjungan disponsori oleh mereka.
    Dari hasil email-emailan saya sama VFS Global, tabungan kita harus bisa mengcover biaya hidup selama kita di New Zealand. Artinya berbeda antara saya yang 8 hari di New Zealand dengan Mbak Mbak yang sampai 40 hari di New Zealand. Nilai minimalnya adalah 1,000 NZD per bulan. Minimal ya, jangan mepet. Ada baiknya lebihkan. Di Visa Application Checklist yang dikirimkan oleh VFS Global, tidak tertera rekening koran yang diserahkan itu untuk tabungan selama beberapa bulan. Tapi normalnya 3-5 bulan tabungan. Saya sendiri cetak 3 bulan terakhir sebelum pengajuan visa, dan approved.
  1. Surat Referensi Kerja dan surat ijin cuti atau bukti kepemilikan perusahaan (untuk pemilik perusahaan) atau Kartu Pelajar (untuk pelajar dan mahasiswa)
    Surat Referensi Kerja dan surat ijin cuti ini bisa menggunakan bahasa Inggris ataupun pakai Bahasa Indonesia. Saya sendiri kedua surat pakai bahasa Indonesia karena surat ijin cuti sudah ada formatnya dari kantor, dan males kalo harus berurusan sama orang kepegawaian segala minta translate ke bahasa Inggris. Lalu Surat Referensi Kerja idealnya minta ke bagian HR/Kepegawaian ya. Tapi kalo ribet, pake cara saya aja. Surat Referensi Kerja dari atasan langung yang menjelaskan kalo pegawai yang bersangkutan adalah benar pegawai pada bagian bla bla bla, terus atasan saya tanda tangan dengan embel embel, Yang Menyatakan, Selaku Atasan Langsung.
  2. Surat persetujuan dari kedua orang tua untuk anak di bawah 17 tahun bepergian tanpa kedua orang tua dan fotokopi kedua ora tua.
  3. Jadwal penerbangan.
Bahkan tertera, “Mohon tidak membeli tiket pesawat sebelum anda mendapatkan visa.” Artinya sewaktu kita mengajukan visa, jadwal penerbangan dilampirkan saja jadwal penerbangan yang rencananya akan kita gunakan. Tapi waktu saya mengajukan visa, semua tiket pesawat sudah saya lampirkan. Mungkin ada yang sudah approved visa New Zealand tanpa beli tiket pesawat dulu? Silakan dishare ya.
Ini waktu kami ketemuan di Jakarta buat bahas visa. Pas ketemuan ini lah saya percayakan semua berkas berkas saya ke Fathoni.
Fathoni memasukkan berkas pengajuan visa kami ke kantor VFS Global hari Rabu tanggal 18 Januari 2017. Selalu ada email notifikasi saat berkas kami lanjut ke proses satu ke proses yang lain. Dan email notifikasi kalau visa kami approved dan bisa diambil adalah hari Kamis tanggal 26 Januari 2017. Alhamdulillah proses pengajuan visa aman dan lancar. Ada beberapa orang yang cerita diblognya sampai diwawancara melalui telepon waktu proses pengajuan visanya.
And…approved!

Untuk pengambilan visa bisa diwakili. Kayak saya misalnya, karena saya di Medan dan berkas saya titip ke Fathoni, saya buat Surat Kuasa bermaterai, isinya memberikan kuasa kepada Fathoni untuk mengambil Passport, lalu dilampiri dengan hasil scan KTP dan Passport. Jadi, sebelum Passport diserahkan ke VFS, discan dulu Passportnya ya. Mau contoh Surat Kuasanya? Nih, download di sini.
Update 23 Oktober 2017:
Karena banyak yang nanya masalah Medical Certificate dan Chest X-Ray, saya bantu jelaskan di sini ya.
Untuk Medical Certificate, diwajibkan untuk applicant yang mengajukan permohonan visa (Menurut Form INZ 1007):
  1. Di atas 12 bulan (kecuali militer visa, diplomatik, konsuler, sama Perjanjian Antartika);
  2. Sebagai warga negara NZ.
Untuk Chest X-Ray, diwajibkan untuk applicant yang mengajukan permohonan visa (Menurut Form INZ 1096):
  1. Di atas 12 bulan (kecualinya sama kayak di atas);
  2. Sebagai warga negara NZ;
  3. Antara 6-12 bulan, dan selama tiga bulan terakhir tinggal atau pernah mengunjungi negara-negara yang bukan termasuk daftar negara rendah potensi tuberculosis. (Dari daftar, Indonesia nggak ada. Berarti applicant dari Indonesia wajib menyertakan Chest X-Ray kalau mau apply visa NZ antara 6-12 bulan). Daftar negaranya ada di dalam form INZ 1121.
    Berarti tergantung permohonan Visanya juga. Berapa bulan, dan pengajuan visa visiting aja atau residence. Kalau di bawah enam bulan dan untuk liburan aja, tidak perlu. Di form pengajuan visa, INZ 1017, pertanyaan Section E7, ketika ditanya apakah kunjungan lebih dari 6 bulan, bila jawab NO, akan diminta langsung lanjut ke section F (tidak perlu melampirkan Medical Certificate atau Chest X-Ray). Kalau di atas 6 bulan, pilih YES, berarti wajib.
    Untuk medical guide tentang Medical Certificate sama Chest X Ray bisa dibaca baca di sini ya.
Hope it helps.

17 thoughts on “Cara Mengurus Visa New Zealand

  1. Oh, gitu ya syarat bikin visa New Zealand. Saya pernah ngurus sendiri visa Australia di VFS Kuningan, sebelahan loketnya dengan Inggris dan New Zealand, dapat visa sih, tapi cuma di email, tidak ada tempelan nya. Btw, Visa New Zealand lebih mahal daripada visa Australia ya. Ok, jadi tertarik main ke New Zealand suatu saat nanti. Amin

    Liked by 1 person

    1. Iya Mas. Kayaknya memang Australia udah mewajibkan evisa, lebih nggak ribet. Kalo NZ masih bisa melayani yang manual juga. Saya malah belum pernah nyampe Australia. Hahahaha.
      Saya mau juga suatu saat main ke Australia. Aamiin~

      Like

    1. Nggak perlu pakai KK KTP atau Akta, dokumen-dokumen ini dipakai untuk permohonan buat Passport. Jadi data diri untuk mengajukan permohonan visa New Zealand cukup pakai Passport aja.
      Untuk mengajukan visa New Zealand wajib pakai Passport asli, ikut diserahkan dengan dokumen-dokumen persyaratan lainnya. Karena nanti setelah visa approved, visa akan ditempel di Passport. 🙂

      Like

    1. Ah iya, surat referensi kerja dan surat cuti! Kayaknya saya buat, kok nggak ada di tulisan saya. Rupanya lupa saya masukkan. Makasih udah diingetin.
      Jadi begini resumenya: Passport, Formulir, Foto, bukti rekening, surat referensi kerja+surat cuti/kartu pelajar (bisa juga surat keterangan mahasiswa dari kampus), surat keterangan dari orang tua (untuk yang masih di bawah 17 tahun), sama jadwal penerbangan.
      Nggak papa, saya seneng bisa bantu.

      Like

  2. Kmrin sempet galau mau ngajuin visa NZ takut ditolak krn tgl lahir di passpor beda dgn tgl lahir di KTP + KK sedangkan tiket PP sdh ke issued smw, baguslah klo ternyta tdk diperlukan lagi KK dan KTP. Mksh banyak atas informasinya mas 😉

    Like

  3. hi Mas, mau tanya, di bagian formulir di section E9 ada opsi penyerahan Medical Certicate dan Chest X-ray, apakah harus kasih juga? atau cukup centang dibagian yang menyatakan bahwa kita tidak perlu submit ? mohon dibantu yaa

    Like

    1. Setelah saya cek di website resmi imigrasi NZ, lalu download form yang baru (form INZ 1017), karena ada update form di Agustus 2017 (saya apply Januari 2017, masih pakai form INZ 1189, form tahun 2016). Ada kewajiban untuk melampirkan bukti kesehatan, berupa Medical Certificate dan/atau Chest X-Ray.
      Kalau untuk Medical Certificate itu diwajibkan untuk applicant yang mengajukan permohonan visa (Menurut Form INZ 1007):
      1. di atas 12 bulan (kecuali militer visa, diplomatik, konsuler, sama Perjanjian Antartika);
      2. sebagai warga negara NZ.
      Nah, untuk Chest X-Ray diwajibkan untuk applicant yang mengajukan permohonan visa (Menurut Form INZ 1096):
      1. di atas 12 bulan (kecualinya sama kayak di atas);
      2. sebagai warga negara NZ;
      3. antara 6-12 bulan, dan selama tiga bulan terakhir tinggal atau pernah mengunjungi negara-negara yang bukan termasuk daftar negara rendah potensi tuberculosis. (Dari daftar, Indonesia nggak ada. Berarti applicant dari Indonesia wajib menyertakan Chest X-Ray kalau mau apply visa NZ antara 6-12 bulan). Daftar negaranya ada di dalam form INZ 1121.
      Berarti tergantung permohonan Visa Mbak juga. Berapa bulan, dan pengajuan visa visiting aja atau residence. Kalau di bawah enam bulan dan untuk liburan aja,tidak perlu. Di form pengajuan visa, INZ 1017, pertanyaan Section E7, ketika ditanya apakah kunjungan lebih dari 6 bulan, bila jawab NO, akan diminta langsung lanjut ke section F. Kalau di atas 6 bulan, pilih YES, berarti wajib.
      Untuk medical guide tentang Medical Certificate sama Chest X Ray bisa dibaca baca di sini Mbak, https://www.immigration.govt.nz/new-zealand-visas/apply-for-a-visa/tools-and-information/forms-and-guides/health-and-medical
      Semoga membantu.

      Like

  4. Salam kenal mas….mau tanya syarat tinggal untuk visitor itu berapa lama,apa bisa diatas 6 bulan atau 9 bulan….saya pengen balik lagi ke sana,tapi denger denger untuk visa visitor gk bisa lama…hehe

    Like

    1. Halo Mbak Wietha. Salam kenal juga.
      Form pengajuan visa NZ yang baru mulai Agustus 2017 menggunakan form INZ 1017. Barusan saya baca baca di Visitor Visa Guide (Form INZ 1018), untuk visitor visa dikasih waktu maksimal 9 bulan, dan bisa mendapat tambahan 3 bulan lagi, asalkan punya biaya untuk mencover, tidak sekolah/kuliah, tidak bekerja, dan kunjungan tidak disponsori. Cuma kalau kunjungan di atas 6 bulan wajib melampiri Chest X-Ray, kalau di atas 12 bulan ditambah lagi Medical Certificate.
      Kalau mau baca-baca juga form-formnya bisa dilihat di link ini Mbak. https://www.immigration.govt.nz/new-zealand-visas/apply-for-a-visa/tools-and-information/forms-and-guides

      Seru ya, sampai 6 bulan di NZ. Sampai khatam pelosok pelosoknya tuh. Hahahaha.

      Like

      1. Terimakasih banyak untuk informasinya…. ini pengen kesana lagi hehhe
        Next time kl ada yg bln tau saya tanya2 lagi hehehe

        Hehehe..InsyaAllah bs khatam ya….cuma gk kuat sama dinginnya hehe

        Like

  5. Selamat malam Mas.

    Salam kenal, terima kasih informasinya sangat informatif dan up to date hehe. Mau tanya untuk visitor visa itu apakah harus ngurus surat kesehatan+chest x-ray dan surat kelakuan baik?

    Terima kasih Mas.

    Like

    1. Halo Mas Iqbal Kurniawan. (Kirain iqblkrn itu Iqbal Keren. Hehehe)
      Untuk pengajuan Visitor Visa NZ, ada kewajiban untuk melampirkan bukti kesehatan, berupa Medical Certificate dan/atau Chest X-Ray.
      Kalau untuk Medical Certificate itu diwajibkan untuk applicant yang mengajukan permohonan visa (Menurut Form INZ 1007):
      1. di atas 12 bulan (kecuali militer visa, diplomatik, konsuler, sama Perjanjian Antartika);
      2. sebagai warga negara NZ.
      Nah, untuk Chest X-Ray diwajibkan untuk applicant yang mengajukan permohonan visa (Menurut Form INZ 1096):
      1. di atas 12 bulan (kecualinya sama kayak di atas);
      2. sebagai warga negara NZ;
      3. antara 6-12 bulan, dan selama tiga bulan terakhir tinggal atau pernah mengunjungi negara-negara yang bukan termasuk daftar negara rendah potensi tuberculosis. (Dari daftar, Indonesia nggak ada. Berarti applicant dari Indonesia wajib menyertakan Chest X-Ray kalau mau apply visa NZ antara 6-12 bulan). Daftar negaranya ada di dalam form INZ 1121.
      Berarti tergantung permohonan Visa Mas juga. Berapa bulan, dan pengajuan visa visiting aja atau residence. Kalau di bawah enam bulan dan untuk liburan aja,tidak perlu. Di form pengajuan visa, INZ 1017, pertanyaan Section E7, ketika ditanya apakah kunjungan lebih dari 6 bulan, bila jawab NO, akan diminta langsung lanjut ke section F. Kalau di atas 6 bulan, pilih YES, berarti wajib.
      Untuk medical guide tentang Medical Certificate sama Chest X Ray bisa dibaca baca di sini Mas, https://www.immigration.govt.nz/new-zealand-visas/apply-for-a-visa/tools-and-information/forms-and-guides/health-and-medical

      Tentang Surat Kelakuan Baik kok saya belum pernah baca ya Mas. Barusan saya cek lagi di form INZ 1017, ada check list dokumen-dokumen yang wajib diserahkan juga tidak ada. Lihat di mana Mas Iqbal?

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s