Mengurus e-Visa Turis India: Mudah dan Cepat!

Untuk mengurus Visa Turis India bisa dilakukan dengan cara manual atau dengan cara yang lebih praktis, e-Visa. Awalnya saya berniat buat ngurus Visa manual aja. Karena permohonan Visa Manual India bisa diajukan melalui Konsulat Jenderal India di Medan. Dari beberapa traveler yang ngurus visa India di Medan, cepat juga. Satu sampai dua hari sejak berkas diterima lengkap, udah jadi tuh. Visa udah nempel kece di passport. Ini juga sih alesan saya pingin ngurus Visa manual, biar Visa bisa ditempel di Passport. Dan ternyata (udah dengerin “Dan Ternyata” Adhitia Sofiyan belum? Apik!), karena kesibukan kerja untuk persiapan cuti, harus ngeberesin ini itu, nggak bisa juga keluar kantor buat ke Konjen India. Okelah saya urus e-Visa aja. Karena mengurus e-Visa ini mudah dan cepet, saya baru mulai mengurus satu minggu sebelum keberangkatan. Jadi nggak perlu pake calo, kerjain sendiri. I know you can do it! Tapi biarpun mudah dan cepet, harus teliti. Salah-salah permohonan kamu direject dan harus mengulang dari awal, termasuk bayar biayanya permohonan visanya lagi. Makanya, ayok simak!
Untuk penjelasan resmi dari pemerintah India mengenai e-Visa bisa mampir di sini. Pastikan passport kamu belum angus ya (belum expired), pas kedatangan di India jangan memasuki masa tenggang 6 bulan sebelum passport hangus, dan yang kerjaannya keliling dunia pastikan halaman di Passport masih sisa 2 halaman kosong untuk distempel. Kenapa 2 halaman? Karena saat tiba, passport akan distempel sebanyak 2 kali dan saat hengkang, passport akan distempel satu kali.
Number of Entries (berapa kali ijin diberikan mengunjungi India dalam satu periode) biasanya dapat Double, artinya dalam waktu periode seorang turis diperbolehkan mengunjungi India (saya dapat 60 hari), dia boleh masuk ke India sebanyak 2 kali. Jadi, kalau saya habis dari India, terus lanjut ke Nepal, terus dari Nepal balik lagi ke India dan masih di bawah 60 hari, saya cukup memakai e-Visa yang sama dengan kedatangan saya di India yang pertama, nggak perlu ngurus lagi.
Yang perlu kamu siapin/perhatikan adalah:
  1. e-Visa India sampai saat ini (Oktober 2017) dapat dilayani di 24 tempat International Airport Arrivals (Ahmedabad, Amritsar, Bagdogra, Bengaluru, Calicut, Chennai, Chandigarh,Cochin, Coimbatore, Delhi, Gaya, Goa, Guwahati, Hyderabad, Jaipur, Kolkata, Lucknow, Mangalore, Mumbai, Nagpur, Pune, Tiruchirapalli, Trivandrum, dan Varanasi). Juga 3 tempat International Seaports Arrivals (Cochin, Goa, Mangalore). Jadi mana tau yang kedatangannya di India mau naik bus nggak bisa pakai e-Visa. Oiya, kenapa saya bilang kedatangan. Karena pada saat meninggalkan India bisa dari mana aja selama ada pelayanan Imigrasinya.
  2. Foto berwarna dengan background putih, ukuran 2×2 inches, format saya pakai .jpg, dan ukuran tidak melebihi 1 MB.
    Background diedit aja jadi putih bisa ndak ya? Ikhsanul pakai background diedit jadi putih dan approved. Tapi saya sih pakai yang asli background putih saja. Saya pakai foto pas ngurus visa Jepang dulu.
  3. Hasil scan passport dengan format file .pdf yang menampilkan data diri, size maksimal 300 kb.
    Terus yang ini kalo difoto pake aplikasi Aipon terus dibikin file .pdf aja bisa ndak? Bisa
  4. Data keluarga berupa nama lengkap Papah Mamah dan kota kelahirannya, karena bakalan diminta ngisi beberapa data tentang keluarga kamu.
  5. Data nama lengkap, alamat, dan nomor telepon Reference. Reference ini bisa siapa aja yang deket dengan kamu, untuk dijadian semacam kontak darurat. Kamu bakal diminta mengisi dua kontak untuk reference. Satu reference di India, dan satu lagi reference di negara asal. Kalau tidak ada reference di India? Kosongkan.
  6. Ada yang kasih saran dari TripAdvisor, untuk matikan dulu pop-up blockers dari browser yang kamu pake. Tenang, ini bukan adf.ly atau linkshrink, jadi nggak bakal muncul pop up iklan.
  7. Lalu catatan. Bisa tulis manual, atau pake aplikasi Note di PC. Yang penting dicatat adalah nomor ID temporer (Temporary Application ID) Nomor ini adalah semacam nomor registrasi buat kamu yang di dalamnya tersimpan informasi-informasi yang telah kamu submit di data halaman sebelumnya. Jadi kalau kelamaan, sering juga tuh pas diklik next, eh time out, jadi harus ngulang. Nah, nanti tinggal masukkan nomor registrasi ini, data-data yang udah disubmit, udah terekam di sistem. Tinggal ngulang dikit aja yang belum kesimpen sistem.
Berapa biaya yang perlu disiapin?
Untuk biayanya adalah senilah 50 USD dan pembayaran dilakukan lewat SBI (State Bank of India) atau Axis Bank. Kalau SBI menerima pembayaran melalui Visa dan MasterCard sedangkan untuk Axis Bank menerima pembayaran melalui Visa, MasterCard, dan Maestro. Dan ada biaya charge maksimal 2.5%. Saya sendiri total pembayaran untuk pengajuan visa menjadi 51 USD
Now, let me show you step by step…
  1. Masuklah ke website Indian Visa Online di https://indianvisaonline.gov.in/evisa/.

  2. Pilih e-Visa Application yang tab warna oranye di paling kiri atas.
  3. Udah masuk kan ke halaman di bawah ini? Nah, isi aja.

  4. Next…

  5. Setelah masuk ke halaman pengisian data diri, maka Temporary Application ID mulai muncul. Yang warnanya merah di atas. Nah, dicatet ya. Kalo saya lebih suka discreencapture lalu paste ke paint, biar lebih aman. Atau copy paste aja ke Notepad.
    Surname dan Given Name. Apa tuh? Nggak ada First Name atau Last Name aja? Surname itu nama keluarga/marga/klan, Given Name itu nama yang dikasih selain Surname tadi. Jadi kalo nggak punya Surname gimana dong? Biasanya, Surname diisi nama belakang. Given Name diisi nama depan. Tapi ya nggak sepenuhnya begitu juga. Karena kita hidup di Indonesia aja, jadi lebih familiar dengan surname/marga yang posisinya di belakang, jadi seolah olah sama kayak last name. Padahal ada banyak negara yang Surname-nya itu di depan sebelum Given Name.
    Kalok namanya lebih dari dua kata cemana Bang? Selain Surname tadi, masukkan semua ke Given Name. Misalnya ya, saya ambil contoh nama senior saya di kantor: Henki Gunawan Tampubolon. Jadi Surname: Tampubolon. Given Name: Henki Gunawan. (Bang Ki, nggak papa kan ya namanya nampang di blog awak?)
    Jadi kalo kebanyakan bengong, terus salah ngisi Surname pake nama depan, Given Name diisi pake nama belakang gimana ya? Yak, selamat. I’m not alone. Hahahaha. Iya, saya nggak baca tuh yang ditanya Surname sama Given Name. Di otak saya yang disuruh isi First Name dan Last Name. Pas selesai submit dan bayar kan kita dapet semacem printout pengajuan form yang berisi data-data yang udah kita input. Baru ketahuan kalo Surname saya isi Akbar, dan Given Name saya isi Siddiq.
    Jadi gimana kalo Surname dan Given Name kebalik gitu? Aman! Saya sempet email ke indiatvoa@gov.in, jelasin kalo saya tidak memiliki surname. Jadi Surname saya isi First Name dan Given Name saya isi Last Name. Dan jawabannya, sebaiknya kalau belum disubmit atau belum dibayar, buat permohonan baru. Tapi kalau sudah terlanjut dibayar, ya banyak banyak berdoa aja. Setelah e-Visa saya approved, pas saya masuk ke imigrasi India, dicek, dan lolos takada masalah.
    Untuk Visible Identification Marks, bagi yang punya tattoo/bekas luka/tanda lahir di tempat-tempat yang kelihatan, silahakan diisi aja ya. Nggak usah malu malu. Tapi kalo lokasinya di tempat tempat yang kiranya kalau pakai baju normal tuh nggak kelihatan, isi saja: NA atau None. Yang nggak punya? Isi aja: NA atau None
  6. Lanjut ke step berikutnya sepetinya nggak ada masalah ya.

  7. Setelah Save and Continue, bakal disuruh upload foto. Jangan lupa ya, foto berwarna, background putih, ukuran 2×2 inci dengan ukuran maksimal 1 MB.

  8. Lalu upload passport dengan format pdf. Setelah semua berhasil terupload, centang checkbox kalau berkas yang diupload sesuai dengan persyaratan lalu klik Confirm.
  9. Berikutnya masuk ke halaman konfirmasi. Ini kesempatan kamu untuk teliti ulang data-data yang udah kamu upload. Di bagian bawah sendiri akan muncul Application ID. Nah, beda dengan Temporary Application ID yang digunakan sebagai ID untuk membuka data-data pengisian pengajuan visa yang tersimpan sementara, kalau Application ID ini sudah nomor ID pengajuan visa kamu. Nomor ini yang tercetak juga di e-Visa kamu kalau udah approved. Dicatet ya nomornya.

  10. Ada pilihan untuk Pay Later, kalau kamu belum yakin. Pay Later-kan dulu aja. Tapi kalau sudah diteliti lagi dan nggak ada yang salah. Pilih ‘Yes’ pada setelah pernyataan-pernyataan, termasuk ada statement kalau pembayaran senilai 50 USD tidak dapat dicancel atau direfund.

  11. Udah siap kehilangan 50 USD? Oke, pilihlah Pay Now, yang kemudian akan otomatis direct ke halaman pembayaran. Setelah bayar membayar beres, maka halaman akan kembali ke website pengajuan e-Visa dengan keterangan kalo pembayaran sukses.

 

Kalo udah bayar tapi nggak muncul status pembayaran sukses gimana tuh? Menurut website resmi pengajuan e-Visa India, jangan panik, banyak berdoa insyaallah bulan depan gajian, jadi dapat duit lagi.
Tenang, bayar aja lagi, nanti akan ada proses rekonsiliasi dari pihak imigrasi India. Dan kalau memang ada pembayaran lebih dari sekali, biaya akan direfund dalam 7 hari setelah transaksi.
Saran dari saya: Pastikan ke bank penerbit Credit Card, sudah atau belum uang kamu didebet. Kalau belum, ya bayar lagi aja, nggak usah ngabarin Imigrasi India. Tapi kalau sudah didebet, bayar lagi aja sampai sukses, lalu segera email ke Imigrasi India melalui indiatvoa@gov.in atau telpon ke +91-11-24300666. Jelasin aja kalo ada masalah di pembayaran dan Credit Card kamu terdebet dua kali (atau lebih). Nanti setelah dicek akan dibantu proses refund.
Kalo pembayaran sudah beres, ya sudah tinggal ongkang-ongkang nunggu email notfifikasi kalau e-Visa kita granted, yang ternyata cepet, sekitar 24 jam dari setelah status pembayaran permohonan e-Visa sukses. e-Visa tidak ada di attachment email, itu hanya email pemberitahuan saja. Kamu harus masuk lagi ke website e-Visa India, dan masuk ke tab Print Visa Application. Baru nanti kamu bisa download e-Visa kamu dari website.
Atau, tanpa harus menunggu email kamu bisa sering-sering ngecek status permohonan kamu di website e-Visa India dan masuk ke tab Visa Status.
Gampang to?

2 thoughts on “Mengurus e-Visa Turis India: Mudah dan Cepat!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s