Mengurus Innerline Permit untuk Menjelajah Ladakh Lebih Jauh Lagi

Hai pembaca setia Bardiq Travel Magazine! Setelah tulisan tentang Ladakh tenggelam dengan tulisan-tulisan tentang exploring Sumba Island, beberapa postingan tentang lari perlarian, lalu makin kelelep dengan postingan tentang Norway (yang belum juga selesai! Dasar kamu Mas Bardiq, pemalas!), kok tiba-tiba muncul lagi nih postingan tentang Ladakh? Tulisan ini sebenernya adalah request dari beberapa pembaca setia … Continue reading Mengurus Innerline Permit untuk Menjelajah Ladakh Lebih Jauh Lagi

Advertisements

Day 13 in Norway, “Mari, Collin, and Nukka”

19 September 2018: Tromsø Ada dua kamar mandi di rumah Airbnb kami. Satu di dalam rumah yang biasa dipakai barengan sama host, lalu satu lagi terpisah dengan bangunan utama. Pagi itu setelah menggigil karena ambil air wudhu sebelum sholat, saya menerjang angin, masih gelap saya keluar rumah menuju kamar mandi luar. Lebih nyaman pakai kamar … Continue reading Day 13 in Norway, “Mari, Collin, and Nukka”

Day 12 in Norway, “A Postcard from Jægervatnet”

18 September 2018: Jægervatnet Saya masih ingat pagi di mana saya tersenyum puas karena semalaman bisa ditemani Northern Lights yang bahkan bisa saya saksikan menari-nari dari kamar Airbnb. Setelah mandi, kami sarapan dengan bakso ikan kaleng sisa makan malam. Rupanya banyak juga porsi sekalengnya. Satu kaleng bisa untuk makan berdua dua kali. Cukup lama kami … Continue reading Day 12 in Norway, “A Postcard from Jægervatnet”

Day 11 in Norway, “Dancers Under the Northern Sky”

17 September 2018: Djupvik Djupvik adalah satu-satunya desa di Norway yang kami singgahi sampai dua malam. Djupvik berada di Kåfjord Municipality, Troms County. Setengah mati kami ngotak-atik rute perjalanan biar bisa sampai ke Senja Islands, tapi karena rute bus yang nggak bejodoh, akhirnya kami sampai di Djupvik, lebih utara dari yang kami bayangkan. Karena saya … Continue reading Day 11 in Norway, “Dancers Under the Northern Sky”

Day 8 in Norway, “The Devil’s Gate”

14 September 2018: Henningsvær, Svolvær Rencana kami yang gagal untuk hiking di Festvågtinden hari sebelumnya, membuat kami berharap agar hari itu cerah. Yah, walaupun rada pesimis karena weather forecast sampai nanti siang cuma kasih logo antara awan dengan rintik-rintik atau bahkan petir! Sampe muncul obrolan dengan si Adityo, “Percaya ramalan cuaca itu nggak boleh, syirik.” … Continue reading Day 8 in Norway, “The Devil’s Gate”

Day 7 in Norway, “A Sweater Made of Wool”

13 September 2018: Henningsvær Meskipun udah selimutan tebal, tapi pagi itu terasa sangat dingin. Saya mencoba menggapai iPhone yang udah meraung-raung tak jauh dari kasur. Sambil ngumpulin nyawa, saya masih enggan untuk beranjak. Ternyata gerimis, dan malam sebelumnya saya lupa buat masukin sepatu. Sepatu jadinya sedikit basah, dalemnya juga lembab. Saya coba taruh di atas … Continue reading Day 7 in Norway, “A Sweater Made of Wool”

Day 6 in Norway, “Two Bridges to Fredvang”

12 September 2018: Reine, Fredvang Ada perasaan lega saat kami terbangun. Hari keduabelas di Norway, dan kami udah menyaksikan Northern Lights menari-nari di atas Reine. Di atas Reine! Desa yang emang dari awal ngerencanain perjalanan jadi tempat yang paling diidam-idamkan. Setelah dari pagi mendung, kok ya malamnya langit bisa secerah itu. Obrolan sebelum berangkat ke … Continue reading Day 6 in Norway, “Two Bridges to Fredvang”