Kashmir to Ladakh: Day 10, “Jullay!”

30 September 2017 – Leh Palace Empat tahun lebih saya tinggal di Medan, udah lumayan paham ketika sesama orang Batak menyapa dengan ‘Horas’. Kalo ditanya artinya, mereka cuma jawab, 'ya.. sapaan'. Kalo masuk ke rumah orang, ‘Horas’ lalu dijawab, ‘Horas’. Pas ngangkat telpon, ‘Horas’, dijawab juga ‘Horas’. Kurang lebih begitu juga untuk orang Ladakhi. Mereka … Continue reading Kashmir to Ladakh: Day 10, “Jullay!”

Kashmir to Ladakh: Day 9, “Namaste, Korzok”

29 September 2017 – Karzok, Tso Kar, Taglang La, Leh The alarm rings. Mata masih berat untuk bangun, dan udara dingin masih menyerang. Setelah setengah mati badan melawan AMS tadi malem, sempet beberapa jam gonta ganti posisi tidur, saya terlelap juga. Mungkin sekitar jam 2 atau 3 baru bisa tidur, dan jam 5 lebih alarm … Continue reading Kashmir to Ladakh: Day 9, “Namaste, Korzok”

Kashmir to Ladakh: Day 7, “Aal Izz Well”

27 September 2017 – Sumur, Pangong Tso, Chang La, Leh Perjalanan jauh menanti kami pagi itu. Tujuan utamanya adalah Pangong Tso. Pangong Tso adalah magnet utama dari Ladakh. Semua orang pertama ke Ladakh, wajib ke Pangong Tso. That’s why, Pangong Tso terlalu rame. “At seven.” Begitu balasan singkat Gyal saat saya tanya jam berapa kami … Continue reading Kashmir to Ladakh: Day 7, “Aal Izz Well”

Kashmir to Ladakh: Day 6, “I Left My Heart in Turtuk”

26 September 2017 – Turtuk, Deskit, Sumur "Turtuk is very beautiful, Akbar. Some tourists stay more than one day… only in Turtuk." Saya masih ingat, itu kata-kata yang Kesang ucapkan kepada saya saat mencoba meyakinkan saya untuk bergabung dengan trip tiga hari dua malam menuju Turtuk-Deskit-Pangong. Sesaat setelah menyetujui tawaran Kesang, saya membiarkan Ikhsanul aja … Continue reading Kashmir to Ladakh: Day 6, “I Left My Heart in Turtuk”

Kashmir to Ladakh: Day 5, “A Journey to Turtuk, Are We Still on Earth?”

25 September 2017 – Leh, Khardung La, Turtuk Seperti pagi-pagi di Ladakh sebelumnya, saya bangun lebih cepat dari alarm saya. Karena udah bolak balik ganti posisi tidur, dimeremin terus biar bablas tidur lagi, tapi ternyata tetep gagal, jadi saya putuskan untuk bangkit dan mandi. Yes, penginapan kami, Silver Line, menyediakan air panas 24 jam. Walopun … Continue reading Kashmir to Ladakh: Day 5, “A Journey to Turtuk, Are We Still on Earth?”

Kashmir to Ladakh: Day 3, “Affable Ladakhis on the Moon Land”

23 September 2017 – Kargil, Lamayuru, Khaltse, Alchi Saya belum pernah ke bulan. Tapi dari foto dan film yang saya lihat, jika disuruh membandingkan permukaan bulan dengan bumi, mungkin Himalaya yang paling bisa menggambarkan. Di sinilah saya, Moon Land on Earth. Pagi pertama saya selama perjalanan di Ladakh, kebangun sekitar 20-30 menit sebelum alarm yang … Continue reading Kashmir to Ladakh: Day 3, “Affable Ladakhis on the Moon Land”

Kashmir to Ladakh: Day 2, “Down in the Kashmir Valley, Up on the Himalayas”

22 September 2017 – Sonamarg, Drass, Kargil “Jam berapa besok pagi kami dijemput?” “Jam 6.30.” Agak malas-malasan ketika tau janjian dengan Shabir jam 6.30, masih pingin tidur lagi habis sholat subuh. Masih ngantuk banget. Tapi karena semangat ngetrip saya yang berapi-api, setelah sholat subuh saya langsung mandi dan packing barang bawaan. Beneran? Enggak. Mandi? Enggak … Continue reading Kashmir to Ladakh: Day 2, “Down in the Kashmir Valley, Up on the Himalayas”