Lebih Dekat dengan Sumba di Watukaka

Hari keempat di Pulau Sumba, dan hari ini kami akan meninggalkan Tambolaka. Meninggalkan Sumba Barat Daya dan akan menuju Sumba Timur, tepatnya menuju kota terbesar di Sumba, Waingapu. Setelah kami beres packing dan sarapan, kami mengangkut barang bawaan ke mobil kami masing-masing. Karena cuma diisi bertiga, mobil si Yoga-Frengky-Anes dititipin koper-koper dari geng sebelah. Kalo … Continue reading Lebih Dekat dengan Sumba di Watukaka

Terpesona dengan Cantiknya Pantai Mbawana

Pas kami lagi ada di Tanjung Radar, ada dua pantai yang bisa kami liat, Pantai Watu Maladong dan Pantai Mbawana. Pantai Mbawana ini kayak nama daerah di Jawa. Karena orang Jawa kalo bilang suatu daerah/kota yang berawalan huruf ‘B’, maka akan ditambahin ‘M’ di depannya. Bandung jadi mBandung, Batam jadi mBatam. Jadi ketika denger Pantai … Continue reading Terpesona dengan Cantiknya Pantai Mbawana

Mendung (tak) Berarti Hujan – Pantai Watu Maladong

“Mendung tak berarti hujan.” Kalimat itu yang selalu kami pegang selama ngetrip di Sumba. Musim hujan selalu risky buat janjalan, terutama di Sumba yang ternyata ketika bulan November-Maret memiliki curah hujan yang tinggi. Hampir tiap hari hujan brader. Bahkan menurut id-climate, hujan di Pulau Sumba memiliki intensitas tinggi sepanjang tahun, dan intensitasnya rendah saat bulan … Continue reading Mendung (tak) Berarti Hujan – Pantai Watu Maladong

Menikmati Batu Bolong dari Tanjung Radar

Karena merasa ditipu oleh Helmi pas mau berangkat ke Pantai Mandorak kemaren pagi, kali ini kami bangun rada-rada siang. Yah, walaupun tetep nyampe restauran hotel duluan sih. Sekitar jam 9 kami berangkat. Tujuan pertama pada perjalanan hari ketiga kami adalah Tanjung Radar. Kenapa namanya Tanjung Radar? Karena tempat ini salah satu tempat di selatan Pulau … Continue reading Menikmati Batu Bolong dari Tanjung Radar